Selasa, 10 November 2009

BEBAS MERDEKA (Akhirnya Aku Diwisuda juga......)

Satu bulan yang melelahkan.......

Gimana gak capek?
tiap hari begadang demi nyelesaikan Tugas akhir yang selama ini membelegu, ampe ngungsi dari tempat satu ke tempat yang lainnya yang aku kira bisa membuat hati n pikiranku tenang kan bisa tambah konsen ngerjainnya, Iya gak?

HAHAHAHA......
sampe malu sama anak" n dosen" di Kampuz yang tiap kali ketemu Bang Kapan di Wisuda? bang kapan Lulus? bang kuliahx koq lama banget sech? wah, abang ini Mapala juga ya? iya, sembari lewat ku jawab. bener aku emang anggota mapala emang kenapa? bukan itu yang ku maksud bang, tapi.....?????
Ternyata setalah di pikir" kata Mapala punya 2 arti Mahasiswa Pecinta Alam atau Mahasiswa Paling Lama. Entah,itu semua apakah sebuah pertanyaan yang sekedarnya atau emang ejekan buatku, yang pastinya gak dihiraukan yang penting aku pengen Diwisuda taon ini.

Akhirnya aku diwisuda juga.....
bisa pake baju Kebesaran alias Toga ntar tanggal 14 November di Gedung Benua Patra
yang psti aku merasa gimana? saat orang tuaku bilang bahwa anaknya yang Bandel, Nakal ini, yang gak pernah pulang bertahun - tahun lamanya, bisa juga menyelesaikan studynya sampe Perguruan Tinggi (sambil Geleng" kepala)

aku emang anaknya yang paling bandel, Nakal, n susah diatur
tapi, aku masih punya pemikiran untuk masa depanku seperti apa kelak

itu semua jadi tanggung jawabku selanjutnya........
inget, pesan almarhum ibu
"Gapai Impianmu nak"
Semoga arwah ibu tenang disana (amien)

udah dulu yach...
aku gak sanggup lagi ne kalo udah inget ibunda tercinta

pokoknya...
Poe mo ngucapin banyak terimakasih boat smuanya yang gak bisa disebutin satu persatu atas semua bantuanya selama ini.

Tidak ada komentar:

Alamkoe

Rinduku terpahat dalam batu
suaraku mengalir bersama air bertebaran
menjadi bunga-bunga keabadian.

Aku patrikan diriku pada alam cinta,tembang,lara,berlagu di pucuk cemaraangin semilir padamkan gelora.

Aku tak,kaupun tak,kita tak pahambagaimana laut dengan cintanya mematrikan diri pada tebing terjal.

Aku ingin belah sepi tatkala bulan bersemi tapi kemana kan kupautkan rindu ketika air tak lagi bergemericik jernih.

Kepada alam jiwaku bermalam

Hutan kota Balikpapan mulai hilang

Hutan Lindung Sungai Wain atau biasa disingkat HLSW merupakan hutan lindung dengan luas 10.025 Ha yang dilalui sungai Wain, yang panjangnya 18.300 m dengan airnya yang jernih dengan hutan bakau dan habitat burung, ikan , kepiting dan orang hutan.
HLSW sebagai salah satu hutan yang menjadikan air sungainya sebagai bahan baku untuk PT. Pertamina (Persero) UP V Balikpapan dan perumahan pertamina.
Menurut keterangan Kepala Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Pemkot Balikpapan, Doortje Marpaung di Balikpapan, Senin, penemuan spesies hewan baru di Hutan Lindung Sungai Wain ini, telah disampaikan pihak Unit Pelaksana Badan Pengelola Hutan Lindung Sungai Wain (UP BPHLSW) ke pihak Pemkot.
Ada pun spesies hewan unik yang baru ditemukan oleh Stanislap, yang merupakan peneliti dari LSM Primata ini, adalah jenis bekantan, babi berjenggot, rusa bertanduk emas, kijang kuning, macan bertutul, harimau dan burung merak.
Temuan hewan spesies baru yang hidup di Hutan Lindung Sungai Wain, diketahui setelah tertangkap kamera tersembunyi yang dipasang pada beberapa titik di hutan lindung ini, kata Doortje. Dijelaskannya pula saat ini jenis bekantan, yang hidup di Hutan Lindung Sungai Wain merupakan salah satu hewan langka di dunia.
Seperti diketahui jenis hewan yang hidup pada kawasan ini terdapat sekitar 200 spesies burung, payau, Beruang Madu (Helarctos malayanus) yang merupakan binatang langka merupakan maskot kota Balikpapan.
Kawasan Hutan Lindung Sungai Wain yang memiliki luas sekitar 9.782 hektare, terletak di Kilometer 15 sebelah utara dari pusat kota Balikpapan.
Merupakan salah satu unggulan potensi wisata di Balikpapan yang berbasis lingkungan. Di kawasan hutan lindung ini, juga terdapat 390 jenis tumbuhan dengan tumbuhan khas hutan Kalimantan seperti Bangkirai, Kruing, Gaharu, Ulin, Kayu Hitam, Meranti, Pasak Bumi bahkan kawasan ini pun banyak ditemui beberapa jenis anggrek seperti anggrek Hitam (Black orchid).
Terkait dengan temuan hewan spesies baru yang hidup di hutan ini, pihak Pemkot Balikpapan menyampaikan hal ini ke masyarakat. Hal ini untuk mengingatkan kepada masyarakat, agar tetap menjaga kelestarian ekosistem di kawasan hutan lindung ini



Puncak Loyan Whit CADAS.COM

Puncak Loyan Whit CADAS.COM